PEGI Hadir dalam Joint Session KSGE Days 2026, Perkuat Kolaborasi Endoskopi Indonesia–Korea

Seoul, Korea Selatan, 4–5 September 2026 — Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) kembali membawa perspektif Indonesia ke forum endoskopi internasional melalui partisipasinya dalam KSGE Days 2026, yang diselenggarakan oleh Korean Society of Gastrointestinal Endoscopy (KSGE) pada 4–5 September 2026 di Lotte Hotel Seoul, Seoul, Korea Selatan.

Partisipasi PEGI dalam KSGE Days 2026 merupakan tindak lanjut atas undangan resmi KSGE kepada PEGI untuk berpartisipasi dalam Joint Session. Kehadiran PEGI pada kegiatan tahun ini memiliki arti khusus karena bertepatan dengan peringatan 50 tahun berdirinya KSGE, yang turut dihadiri dan melibatkan berbagai organisasi endoskopi dari berbagai negara.

Melalui forum tersebut, KSGE mempertemukan para ahli dan organisasi endoskopi internasional untuk berbagi perkembangan ilmu, pengalaman klinis, serta praktik terkini dalam bidang endoskopi gastrointestinal. Joint Session juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan akademik dan kelembagaan antarorganisasi endoskopi di kawasan Asia.

Menindaklanjuti undangan tersebut, Dr. dr. Achmad Fauzi, SpPD, K-GEH, FINASIM selaku Ketua PB PEGI, menunjuk dua endoskopis Indonesia untuk mewakili PEGI dalam Joint Session, yaitu dr. Virly Nanda Muzellina, SpPD, K-GEH, dari Jakarta dan Dr. dr. AM Luthfi Parewangi, SpPD, K-GEH, FINASIM dari Makassar.

Keduanya berpartisipasi dalam Joint Session bertajuk “Nonvariceal Upper GI Bleeding (NVUGIB): Regional Epidemiology with Next-Generation Hemostasis”, yang membahas perkembangan tata laksana perdarahan saluran cerna bagian atas nonvariseal (NVUGIB) dari perspektif regional. Diskusi mencakup epidemiologi NVUGIB di Korea dan Indonesia, faktor risiko, pendekatan awal endoskopi, perkembangan teknologi hemostasis generasi terbaru, hingga peran interventional radiology dalam tata laksana NVUGIB.

(Dr. Virly Nanda Muzellina saat menjadi Pembicara pada Kegiatan KSGE Days 2026)

Dalam sesi tersebut, Dr. Virly Nanda Muzellina menjalankan peran ganda sebagai moderator sekaligus speaker. Sebagai speaker, Dr. Virly membawakan topik “Emerging Technologies for Advanced Endoscopic Hemostasis: New Devices, Novel Agents, and Digital Guidance”.

Presentasi tersebut menyoroti perkembangan teknologi dalam hemostasis endoskopik, mulai dari inovasi perangkat dan penggunaan agen hemostatik baru hingga perkembangan digital guidance. Perkembangan tersebut menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan ketepatan, efektivitas, dan keamanan tindakan endoskopi dalam penatalaksanaan perdarahan saluran cerna.

(Dr. Luthfi Parewangi saat menjadi Pembicara pada Kegiatan KSGE Days 2026)

Sementara itu, Dr. dr. AM Luthfi Parewangi, SpPD, K-GEH, FINASIM berpartisipasi sebagai speaker dengan topik “Regional Epidemiology, Risk Factors, and Initial Endoscopic Approach in Indonesia.” Melalui presentasinya, Dr. Luthfi membawa perspektif Indonesia dalam diskusi regional mengenai NVUGIB, khususnya terkait karakteristik epidemiologi, faktor risiko, serta pendekatan awal endoskopi yang diterapkan dalam konteks praktik klinis di Indonesia.

Kehadiran kedua endoskopis Indonesia tersebut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan pengalaman dan perspektif klinis Indonesia kepada komunitas endoskopi internasional. Di sisi lain, forum ini juga memberikan ruang bagi para peserta untuk bertukar pengalaman mengenai perbedaan karakteristik pasien, pola penyakit, strategi klinis, serta perkembangan teknologi dalam penatalaksanaan NVUGIB di berbagai negara Asia.

Partisipasi PEGI dalam Joint Session KSGE Days 2026 sekaligus mencerminkan komitmen organisasi dalam memperkuat academic exchange dan international collaboration secara berkelanjutan. Forum internasional seperti ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan perkembangan endoskopi di Indonesia, tetapi juga membuka akses terhadap perkembangan teknologi, inovasi, dan praktik klinis terbaru yang dapat menjadi bagian dari pengembangan kompetensi endoskopi di Indonesia.

Melalui partisipasi ini, PEGI berharap hubungan kelembagaan dengan KSGE dapat semakin kuat dan berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam bidang pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pengembangan teknologi dan praktik endoskopi gastrointestinal.

Keikutsertaan PEGI dalam KSGE Days 2026 menjadi salah satu langkah untuk terus membawa endoskopi Indonesia ke panggung internasional, sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam pertukaran ilmu dan perkembangan endoskopi gastrointestinal di kawasan Asia maupun komunitas global.

Bagikan: