PB PEGI Perkuat Jejaring Internasional dan Tampilkan Kontribusi Indonesia pada BIDDF 2026 di Tiongkok
Beijing, Tiongkok – Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI) kembali menunjukkan peran aktifnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam Beijing International Digestive Disease Forum (BIDDF) 2026 yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Beijing, Tiongkok. Pada kegiatan ilmiah bergengsi yang mempertemukan para ahli gastroenterologi dan endoskopi dari berbagai negara tersebut, PB PEGI diwakili oleh Dr. dr. Hery Djagat Purnomo, SpPD, K-GEH, FINASIM.

Kehadiran PB PEGI dalam BIDDF 2026 mendapat apresiasi khusus dari penyelenggara. Pada acara pembukaan, Chairman BIDDF 2026, Prof. Li Peng, bersama Prof. Zhang Shutian menyampaikan penghargaan atas kontribusi aktif Indonesia dalam berbagai kegiatan ilmiah dan kerja sama internasional yang telah terjalin selama ini.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Li Peng juga menyampaikan harapannya agar hubungan dan kolaborasi antara institusi di Tiongkok dan Indonesia dapat terus berkembang melalui berbagai program pendidikan, pelatihan, penelitian, serta pengembangan teknologi endoskopi di masa mendatang.
Partisipasi PB PEGI pada BIDDF 2026 tidak hanya sebatas kehadiran sebagai delegasi. Sepanjang penyelenggaraan forum, PB PEGI memperoleh kepercayaan untuk menjalankan sepuluh penugasan resmi, yang meliputi empat peran sebagai pembicara (speaker), empat peran sebagai moderator sesi ilmiah, satu peran sebagai inisiator dalam Asia-Pacific Emerging Digestive Endoscopy Digital Intelligence Initiative, serta satu peran sebagai operator pada sesi live demonstration.

Pada 13 Juni 2026, Dr. Hery Djagat Purnomo membuka rangkaian aktivitas ilmiahnya dengan menyampaikan presentasi bertajuk “Endobariatric Therapy in Indonesia” dalam sesi Frontiers Forum on Endoscopic Weight Loss. Selain itu, beliau juga membawakan sejumlah materi lainnya, yaitu “Building Successful Weight-Loss Programs in Indonesia: Challenges, Outcomes, and Future Directions”, “Endoscopic Management of Bile Duct Injury: Real-World Outcomes from a Tertiary Referral Center”, serta “Building Advanced Digestive Endoscopy Services in Developing Countries: Lessons from Indonesia”.
Melalui berbagai presentasi tersebut, Indonesia berbagi pengalaman mengenai pengembangan layanan endoskopi terapeutik, tata laksana kasus kompleks, serta strategi membangun pusat layanan endoskopi yang berkelanjutan di negara berkembang. Kehadiran materi-materi tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan kompetensi dan kapasitas layanan endoskopi di Indonesia yang semakin mendapat perhatian di tingkat regional maupun internasional.

Selain sebagai pembicara, Dr. Hery juga dipercaya untuk memoderatori sejumlah sesi ilmiah yang membahas berbagai perkembangan terbaru di bidang gastroenterologi dan endoskopi. Keterlibatan dalam berbagai peran strategis tersebut mencerminkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam jejaring ilmiah gastroenterologi dan endoskopi kawasan Asia-Pasifik.
Salah satu agenda penting dalam BIDDF 2026 adalah peluncuran Asia-Pacific Emerging Digestive Endoscopy Digital Intelligence Initiative. PB PEGI menjadi salah satu organisasi yang terlibat sebagai inisiator dalam inisiatif kolaboratif tersebut, yang bertujuan mendorong pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pengembangan endoskopi digestif di kawasan Asia-Pasifik.

Selain itu, Dr. Hery juga mendapat kepercayaan sebagai operator dalam sesi live demonstration, sebuah agenda unggulan yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk menyaksikan secara langsung penerapan teknik dan teknologi endoskopi terkini.

Usai mengikuti rangkaian kegiatan BIDDF 2026 di Beijing, delegasi PB PEGI melanjutkan program ilmiah ke Hangzhou untuk mendalami perkembangan terapi bariatrik endoskopi. Pada 16 Juni 2026, Dr. Hery mengikuti hands-on workshop pemasangan Gastric Balloon and Stent System (GBSS) pada model hewan di Animal Laboratory, China Medical University. Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis mengenai penerapan teknologi endobariatrik terbaru melalui simulasi dan latihan langsung.

Selanjutnya, pada 17 Juni 2026, Dr. Hery melakukan kunjungan ke Sir Run Run Shaw Hospital, Hangzhou, untuk mengikuti observasi klinis prosedur pemasangan GBSS pada pasien obesitas. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari implementasi terapi bariatrik endoskopi dalam praktik klinis sehari-hari sekaligus memahami sistem pelayanan yang diterapkan di salah satu pusat rujukan terkemuka di Tiongkok.
Partisipasi aktif PB PEGI dalam BIDDF 2026 beserta rangkaian pelatihan lanjutan di Hangzhou diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan organisasi dan peningkatan kompetensi anggota. Selain memperluas jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi riset, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan layanan endoskopi lanjut di Indonesia.

Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai forum internasional, PB PEGI terus menegaskan komitmennya untuk berkontribusi dalam perkembangan gastroenterologi dan endoskopi global, sekaligus membawa berbagai inovasi, pengalaman, dan peluang kolaborasi yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan pencernaan di Indonesia.
Sumber gambar: Dokumentasi pribadi milik Dr. Hery Djagat Purnomo (digunakan dengan izin)




Pengunjung Hari Ini : 282
Total Dibaca : 2403459
Pengunjung Online : 4