Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang endoskopi gastrointestinal melalui partisipasi lima dokter spesialis penyakit dalam pada program International Young Endoscopist Award (IYEA)–International Digestive Endoscopy Network (IDEN) 2026 yang diselenggarakan oleh International Digestive Endoscopy Network (IDEN) bersama Korean Society of Gastrointestinal Endoscopy (KSGE) pada tanggal 1–13 Juni 2026
Beijing, Tiongkok – Pengurus Besar Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PB PEGI) kembali menunjukkan peran aktifnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam Beijing International Digestive Disease Forum (BIDDF) 2026 yang berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Beijing, Tiongkok. Pada kegiatan ilmiah bergengsi yang mempertemukan para ahli gastroenterologi dan endoskopi dari berbagai negara tersebut,
Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi dokter Indonesia di tingkat internasional melalui partisipasi dr. Muhammad Faisal Prananda, SpPD, dalam program Visiting Scholar di Kyushu University Hospital, Fukuoka, Jepang. Program tersebut berlangsung selama satu bulan, mulai dari tanggal 1 hingga 30 April 2026. [caption id="attachment_9621" align="aligncenter" width="1250"]
Jakarta, 12 Mei 2026 - Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi dan jejaring internasional para anggotanya melalui partisipasi aktif pada program internasional. Tahun ini, dr. Cokorde Istri Yuliandari Krisnawardani K, M.Biomed., SpPD, FINASIM yang berafiliasi dengan RS Universitas Udayana dan FK Universitas Udayana terpilih mengikuti program
Korean Society of Gastrointestinal Endoscopy (KSGE) kembali menggelar KSGE Days 2026, yang akan berlangsung pada 4–5 September 2026 di Lotte Hotel Seoul, Korea Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu forum ilmiah internasional yang secara konsisten menghadirkan pembaruan ilmu pengetahuan dan perkembangan terbaru di bidang endoskopi gastrointestinal. Mengusung tema “Pioneering the Future of
Yogyakarta menjadi tuan rumah agenda ilmiah nasional di bidang gastroenterohepatologi. Kongres Nasional (KONAS) & Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) PPHI–PGI–PEGI 2026 akan berlangsung pada 23–26 Juli 2026 di The Alana Hotel Yogyakarta & Convention Center, menghadirkan forum komprehensif bagi para klinisi, akademisi, dan praktisi kesehatan dari seluruh Indonesia. Mengusung tema “Challenges and Innovations
The 16th International Digestive Endoscopy Network (IDEN 2026) akan diselenggarakan pada 11–13 Juni 2026 di Grand Walkerhill Seoul, Korea. Dalam beberapa tahun terakhir, IDEN telah menjadi salah satu pertemuan ilmiah internasional yang mempertemukan klinisi, peneliti, dan praktisi endoskopi dari berbagai negara. Pada tahun 2026, kegiatan ini kembali menghadirkan pembaruan ilmu dan praktik
Semarang— Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) bekerja sama dengan Academy of Endoscopy (AOE) kembali menyelenggarakan Mastery Learning in Endoscopy Course: 3rd BEST Indonesia Camp yang berlangsung pada 14–16 April 2026 di Gumaya Tower Hotel, Semarang. Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan BEST Camp pertama di luar Jakarta dan sebagai salah satu upaya berkelanjutan dalam
Jakarta, April 2026 — Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) telah menyelenggarakan Advanced Endoscopy Workshop pada tanggal 10–12 April 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan klinis para dokter spesialis di bidang endoskopi gastrointestinal di Indonesia. Workshop yang berlangsung selama tiga hari ini menghadirkan kombinasi sesi ilmiah
Jakarta, 18 Februari 2026 — Jakarta International Gastrointestinal Endoscopy Symposium & Live Demonstration (JIGES-LD) 2026 in conjunction with International Digestive Endoscopy Network (IDEN) Indonesia Chapter sukses dilaksanakan pada 11–14 Februari 2026 di Hotel Shangri-La Jakarta. Kegiatan ilmiah internasional di bidang endoskopi gastrointestinal ini diikuti oleh ratusan dokter spesialis penyakit dalam, konsultan gastroenterohepatologi