4th BEST Indonesia Camp Padang: Perkuat Kompetensi dan Dorong Standardisasi Endoskopi di Indonesia
Padang, Sumatera Barat — Perhimpunan Endoskopi Gastrointestinal Indonesia (PEGI) bekerja sama dengan Academy of Endoscopy (AOE) sukses menyelenggarakan Mastery Learning in Endoscopy Course: 4th Basic Endoscopy Skills Training (BEST) Indonesia Camp pada 8–10 Oktober 2026 di Pangeran Beach Hotel, Padang, Sumatera Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta dari 12 pusat pendidikan endoskopi di Indonesia sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis dan mendorong standardisasi prosedur endoskopi di berbagai wilayah Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pre-workshop pada 22 September hingga 5 Oktober 2026. Dalam tahap persiapan ini, peserta berlatih menggunakan bowl simulation di pusat pendidikan masing-masing, mengirimkan video tindakan untuk dievaluasi, serta memperoleh umpan balik langsung dari para faculty. Proses ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengasah keterampilan dasar dan mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan sebelum mengikuti pelatihan tatap muka.
Setelah menyelesaikan tahap persiapan, peserta melanjutkan proses pembelajaran melalui sesi hands-on training, pendampingan oleh para ahli, dan evaluasi keterampilan selama kegiatan berlangsung di Padang. Pendekatan pembelajaran yang terstruktur ini menekankan pentingnya latihan berulang, umpan balik yang konstruktif, serta pengembangan keterampilan secara bertahap untuk mendukung penguasaan prosedur endoskopi tingkat dasar.
Mendorong Standardisasi Prosedur Endoskopi di Seluruh Indonesia
Salah satu tujuan utama BEST Indonesia Camp adalah mendorong standardisasi prosedur endoskopi di berbagai wilayah Indonesia. Melalui pelatihan yang terstruktur dan berkesinambungan, program ini diharapkan dapat mendukung keselarasan keterampilan teknis dan penerapan prosedur endoskopi sesuai standar yang berlaku.
Keterlibatan peserta dari 12 pusat pendidikan menjadi bagian penting dalam upaya memperluas pengembangan kompetensi endoskopi. Melalui proses pembelajaran dan evaluasi yang terstruktur, peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk menerapkan prosedur endoskopi sesuai standar di lingkungan praktik masing-masing.
Standardisasi prosedur menjadi salah satu aspek penting dalam mewujudkan pelayanan endoskopi yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi pasien. Penerapan prosedur yang terstandardisasi, didukung oleh tenaga medis yang kompeten, diharapkan dapat membantu menjaga konsistensi mutu tindakan dan memperkuat penerapan prinsip keselamatan pasien.
Membangun Kompetensi melalui Pendekatan Mastery Learning
Pendekatan Mastery Learning menempatkan penguasaan kompetensi sebagai tujuan utama proses pembelajaran. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoretis, tetapi juga menjalani latihan terarah, evaluasi, dan perbaikan keterampilan secara berkelanjutan.
Kombinasi sesi pre-workshop dan pelatihan langsung memungkinkan peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti praktik intensif bersama para faculty. Proses ini juga memberikan ruang bagi peserta untuk menerima masukan, memperbaiki teknik, dan terus mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan pembelajaran.
Lebih dari sekadar pelatihan teknis, BEST Indonesia Camp menjadi wadah pembelajaran dan kolaborasi bagi peserta untuk membangun kepercayaan diri serta memperkuat kompetensi profesional. Pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam praktik klinis sehari-hari dan menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien.
Komitmen Berkelanjutan untuk Keselamatan Pasien
Peningkatan kompetensi endoskopi membutuhkan dedikasi, latihan yang konsisten, evaluasi yang terarah, dan komitmen untuk terus belajar. Melalui penyelenggaraan BEST Indonesia Camp, PEGI bersama AOE terus mendukung pengembangan tenaga medis yang kompeten serta mendorong penerapan prosedur endoskopi yang sesuai standar.
PB PEGI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh faculty, observer trainer, peserta, serta sponsor yang telah memberikan dukungan dan kontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan 4th BEST Indonesia Camp.
Berakhirnya kegiatan ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan bagian dari perjalanan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas endoskopi gastrointestinal di Indonesia. Melalui penguatan kompetensi dan dorongan terhadap standardisasi prosedur di berbagai wilayah, diharapkan pasien di seluruh Indonesia dapat memperoleh pelayanan endoskopi yang aman, nyaman, dan berkualitas sesuai standar yang berlaku.
Course Director: Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, K-GEH, FACG, FASGE
Co-Course Director: dr. Vesri Yoga, MARS, SpPD, K-GEH, FJGES
Instruktur:
1. Prof. Roy Soetikno, MD, MS, MSM, MASGE
2. Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, K-GEH, FACG, FASGE
3. dr. Budi Widodo, SpPD, K-GEH, FINASIM
4. dr. Amanda Pitarini Utari, SpPD, K-GEH
5. dr. Virly Nanda Muzellina, SpPD, K-GEH
6. dr. Saskia Aziza Nursyirwan, SpPD, K-GEH
7. dr. Vesri Yoga, MARS, SpPD, K-GEH, FJGES
8. dr. Cecilia Oktaria Permatadewi, SpPD
9. dr. Muhammad Faisal Prananda, SpPD








Pengunjung Hari Ini : 446
Total Dibaca : 2576403
Pengunjung Online : 5