KAPAN ENDOSKOPI DIPERLUKAN?

Endoskopi merupakan suatu prosedur non-bedah yang digunakan untuk memeriksa kondisi saluran pencernaan seseorang dengan menggunakan endoskop. Dilansir dari WebMD, endoskopi dibutuhkan ketika seseorang mengalami gejala yang tidak biasa, sehingga dokter perlu memeriksa organ bagian dalam untuk mencari sumber penyakit.

Beberapa gejala yang memerlukan prosedur endoskopi, yaitu disfagia, sakit perut yang tidak kunjung hilang, gastritis, konstipasi kronis, diare berkepanjangan, perdarahan pada saluran cerna ditandai dengan feses berdarah dan adanya pertumbuhan polip di usus besar. Endoskopi juga bisa digunakan untuk melakukan biopsi (pengangkatan sampel kecil jaringan) untuk mencari keberadaan penyakit.

Adapun Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP) digunakan untuk mengatasi masalah saluran empedu dan pankreas dengan menggabungkan endoskopi saluran cerna bagian atas dan sinar-x.

Sementara, Endoscopic Ultrasound (EUS) digunakan untuk memeriksa lapisan dan dinding saluran pencernaan bagian atas. EUS juga memberikan gambar yang sangat baik dari organ-organ yang terletak di sebelah saluran pencernaan, seperti saluran empedu, kelenjar getah bening dan pankreas.


Sumber:

WebMD. Digestive Disease and Endoscopy. Diakses melalui https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-endoscopy pada 2022.

The NIDDK. Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP). Diakses melalui https://www.niddk.nih.gov/health-information/diagnostic-tests/endoscopic-retrograde-cholangiopancreatography pada 2022.

NHS. Endoscopic Ultrasound Examination (EUS). Diakses melalui https://www.nbt.nhs.uk/our-services/a-z-services/endoscopy/endoscopy-patient-information/endoscopic-ultrasound-examination-eus pada 2022.

Sumber gambar: Yuriy

Bagikan: