Article Highlight: Theories of Educational Strategies for Endoscopy
Kemajuan pesat dalam bidang gastroenterologi telah menjadikan endoskopi sebagai salah satu prosedur utama, baik untuk tujuan diagnostik maupun terapeutik. Seiring dengan meningkatnya kompleksitas prosedur endoskopi, kebutuhan akan sistem pelatihan yang terstruktur dan efektif menjadi semakin penting untuk memastikan kompetensi operator serta keselamatan pasien.
Artikel “Theories of Educational Strategies for Endoscopy” yang ditulis oleh Dr. dr. Hasan Maulahela, SpPD, K-GEH, FACG, Prof. dr. Ardi Findyartini, Phd, dan Prof. Roy Soetikno, MD, PhD, MS, MASGE, menyoroti pentingnya pendekatan pendidikan berbasis teori dalam pelatihan endoskopi. Pendidikan endoskopi menuntut integrasi keterampilan psikomotor, pemrosesan kognitif, serta pengambilan keputusan klinis secara real-time, sehingga memerlukan strategi pembelajaran yang terstruktur dan berlandaskan bukti ilmiah. Artikel ini telah terbit pada 3 Maret 2026 di Journal of Gastrointestinal Endoscopy Clinics of North America.
Model pelatihan tradisional yang dikenal dengan prinsip “see one, do one, teach one” kini dinilai tidak lagi memadai untuk prosedur dengan tingkat risiko tinggi seperti endoskopi. Variasi paparan kasus, keterbatasan kesempatan belajar, serta potensi risiko terhadap keselamatan pasien menjadi beberapa keterbatasan dari pendekatan tersebut.
Sebagai alternatif, artikel ini menekankan pentingnya penerapan strategi pendidikan modern berbasis teori pembelajaran, di antaranya:
-
Simulation-based training, untuk melatih keterampilan teknis sebelum praktik pada pasien
-
Deliberate practice, yaitu latihan terarah dengan tujuan peningkatan keterampilan secara bertahap
-
Mastery learning, yang memastikan peserta mencapai standar kompetensi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya
-
Cognitive load theory, yang membantu mengoptimalkan proses belajar dalam prosedur kompleks
-
Competency-based training, yang menilai kemampuan berdasarkan kompetensi, bukan sekadar jumlah prosedur
Pendekatan ini menegaskan bahwa dalam pendidikan endoskopi modern, standar kompetensi yang jelas dan umpan balik yang tepat waktu lebih penting dibandingkan sekadar jumlah prosedur yang dilakukan. Dengan penerapan strategi pendidikan yang tepat, pelatihan endoskopi diharapkan dapat menghasilkan endoskopis yang kompeten, aman, dan siap menghadapi tantangan praktik klinis modern.
Baca artikel selengkapnya pada https://doi.org/10.1016/j.giec.2026.01.004
Sumber Ilustrasi Cover:
Getty Images




Pengunjung Hari Ini : 263
Total Dibaca : 2267704
Pengunjung Online : 4